4 Tren Digitalisasi HR Dukung Pertumbuhan Bisnis di 2023 – Pada awal tahun 2023 ini, target perusahaan-perusahaan di Indonesia untuk mengakselerasi pertumbuhan bisnis akan memajukan tren digitalisasi HR, dimana berbagai perusahaan akan meningkatkan penggunaan teknologi untuk mempurmudah pengelolaan sumber daya manusia (SDM).

 

Aviandri Hidayat, Chief Product Officer Mekari, perusahaan teknologi yang menyediakan solusi digital bagi bisnis, mengatakan bahwa dengan mendigitalisasi proses dan sistem HR, perusahaan dapat merekrut, membina, serta mempertahankan karyawan dengan lebih tepat dan juga efektif.

 

“Digitalisasi HR akan memperkuat kemampuan perusahaan melakukan manpower planning, atau perencanaan tenaga kerja, yang memastikan bahwa perusahaan selalu memiliki talenta-talenta memadai untuk menjalankan bisnis. Selain itu, digitalisasi HR akan membantu perusahaan untuk memperkuat hubungan dengan karyawan dengan menciptakan budaya kerja yang baik bagi kesejahteraan dan produktivitas karyawan,” lanjut Aviandri.

 

Dia juga menambahkan bahwa digitalisasi HR memungkinkan sistem dan proses HR berjalan seirama dengan fungsi-fungsi lain yang telah bertransformasi digital terlebih dahulu.

 

“Kami mengamati bahwa perusahaan-perusahaan sudah mulai menerapkan teknologi terkini seperti data analytics dan artificial intelligence (AI), yang sebelumnya sudah dimanfaatkan oleh pemasaran dan penjualan, ke HR. Dengan adanya teknologi mutakhir tersebut, HR juga bisa meningkatkan akurasi perencanaan dan efektifitas penerapan strategi terkait pengelolaan SDM,” lanjut Aviandri.

 

Adapun 4 tren digitalisasi HR yang dapat digunakan perusahaan sebagai pedoman dalam merencanakan strategi transformasi digital HR di tahun 2023.

1. Data analitik untuk memperkuat insight HR

HR memegang data yang melimpah, mulai dari profil setiap karyawan sampai rekaman absensi harian. Dengan data analitik, data tersebut bisa diolah oleh HR untuk memberikan perusahaan insight, atau wawasan, mendalam mengenai SDMnya.

 

 

2. Manpower planning untuk mendukung rekrutmen

Akurasi perencanaan SDM semakin krusial di tengah inflasi, hal itu karena perusahaan perlu berhati-hati saat menyeimbangkan kebutuhan akan SDM dengan anggaran yang tersedia. Teknologi membantu manpower planning dengan memfasilitasi HR merekrut kandidat-kandidat paling tepat untuk sebuah posisi.

 

 

3. Pemberian benefit bagi karyawan untuk memupuk budaya kerja yang positif

Fenomena quiet quitting mengingatkan perusahaan bahwa budaya kerja berdampak besar pada loyalitas dan produktivitas karyawan. Saat ini, HR bisa menciptakan budaya kerja yang positif dengan menggunakan teknologi untuk memperdalam apresiasi dan hubungan perusahaan dengan karyawan.

 

 

4. Fleksibilitas kerja untuk mempertajam agilitas bisnis

Pandemi menyadarkan perusahaan bahwa fleksibilitas kerja berdampak positif bagi agilitas bisnis, atau kecepatan perusahaan untuk beradaptasi pada perubahan pasar. Saat ini, banyak perusahaan yang menerapkan hybrid work , agar perusahaan dan karyawan tidak lagi terbelenggu oleh kantor fisik untuk mengoperasikan bisnis.

 

Itulah tadi pembasan mengenai 4 tren digitalisasi HR dukung pertumbuhan bisnis di 2023. Semoga bemanfaat.